Masyarakat Jepara Antusias Ikut Sosialisasi Germas

0
174
Ali Mahir anggota Komisi IX DPR RI, Welly Vitriawan Kepala Sub Bidang Fasilitasi Pengembangan Pendidikan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (BPPSDMK) Kemenkes RI, Winarno Staf Fungsional Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng, dan Khumaidah Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Jepara serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Mulyaji makan buah bersama. (Foto: Dok. Diskominfo Jepara)

JEPARA – Perwakilan masyarakat Kabupaten Jepara antusias mengikuti sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Politekkes Kemenkes) Semarang, Senin (2/4) di Gedung Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Slamet Kecamatan Batealit.

Ratusan masyarakat hadir dan mendengarkan sosialisasi dari para narasumber. Ada pun narasumber dalam talkshow, yakni Ali Mahir anggota Komisi IX DPR RI, Welly Vitriawan Kepala Sub Bidang Fasilitasi Pengembangan Pendidikan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan (BPPSDMK) Kemenkes RI, Winarno Staf Fungsional Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng, dan Khumaidah Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Jepara. Sebelum talkshow dimulai, terlebih dahulu secara bersamaan para peserta makan buah bersama sebagai tanda konsumsi makanan sehat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Mulyaji, saat membacakan sambutan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, memberi apresiasi terhadap BPPSDMK khususnya Politekkes Kemenkes Semarang atas keterlibatannya dalam memberikan sosiaslisasi Germas di Kecamatan Batealit. Keterlibatan dari berbagai pihak dalam mensosiaslisasikan Germas, maka masyarakat dapat mengetahui dan memahami pentingnya perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. “Sebab masalah kesehatan dan perilaku hidup sehat adalah masalah yang holistik, yang tidak akan mampu jika kita laksanakan secara temporer, parsial dan sendiri-sendiri,” kata dia.

Dikatakan, terkait dengan program Germas, Pemkab Jepara telah melakukan berbagai macam kegiatan, baik berupa sosialisasi, kampanye tatap muka. Serta kegiatan promotif lainnya. Terlebih secara khusus sejak Mei 2017 yang lalu, sudah ada Surat Edaran Bupati Jepara Nomor 440/2999/2017 tentang Germas yang salah satu isinya, yaitu Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tahun 2019. “Saya bersyukur, berbagai kegiatan dalam menyukseskan Germas mendapat dukungan dari banyak pihak di Jepara,” tambah Mulyaji.

Lebih lanjut dikatakan, dalam tugas meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kembali pihaknya tekankan bahwa tidak akan berhasil tanpa sinergi dan dukungan semua pihak. Komitmen tersebut harus selalu bersama-sama ditingkatkan agar visi mewujudkan Jepara sehat dapat tercapai.

Sementara itu, Direktur Politekes Kemenkes Semarang Warijan, menjelaskan aktivitas dalam Germas yang harus dibiasakan, diantaranya melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol dan narkoba, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban. Pihaknya berharap hasil dari sosialisasi ini, para peserta dapat untuk diteruskan dan disebar luaskan kepada seluruh warga Jepara.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama Germas, serta senam peregangan dan senam cerdik. Eko Santoso satu diantara peserta berkata informasi dan manfaat kegiatan ini sangat bagus. “Informasi Germas perlu digalakkan terutama diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (DiskominfoJepara|AchPr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here